Marmut Merah Jambu | 2014Durasi: 91 menit | Genre: Drama komedi | Sutradara: Raditya Dika | Penulis Naskah: Raditya Dika | Produksi: Star Vision | Pemeran: Christoffer Nelwan, Raditya Dika, Sonya Pandarmawan, Franda, Julian Liberty, Mohammed Kamga, Anjani Dina, Dewi Irawan, Bucek, Tio Pakusadewo

Suatu hari Dika Menemui Ayah Ina Mangunkusumo, cinta pertamanya semasa SMA dan bercerita tentang kisahnya yang mencintai Ina semasa sekolah di SMA dulu. Dika bercerita bahwa ia semasa SMA ingin menjadi siswa yang popular agar bisa menarik perhatian Ina Mangunkusumo. Bersama sahabatnya, Bertus yang juga sangat ingin popular, dan ditambah Cindy sebagai anggota baru, mereka bertiga membuat sebuah grup detektif. Kasus demi kasus mereka selesaikan. Dimulai dari kasus hilangnya bola basket di ruang olah raga, hingga kasus-kasus lain yang lebih besar. Namun ada satu kasus yang tidak bisa mereka pecahkan, yaitu Kasus Ancaman Pembunuhan Kepala Sekolah. Hingga usai ceritanya kepada ayah Ina dan Dika akan pulang, barulah ia sadar tentang kasus tersebut dan mencari bukti untuk menguatkan dugaannya mengenai kasus itu. Bersama Bertus, ia pun menemukan jawaban, kasus terpecahkan di pesta pernikahan Ina.

Film Marmut Merah Jambu diangkat dari novel Raditya Dika dengan judul yang sama, “Marmut Merah Jambu” yang diterbitkan pada tahun 2010 dan merupakan kisah cinta pertama Raditya Dika semasa di Sekolah Menengah Atas (SMA). Marmut Merah Jambu juga merupakan film bioskop pertama yang disutradarai sendiri oleh Raditya Dika, sehingga ia memiliki kebebasan penuh untuk berkreasi di film ini seperti saat ia mengerjakan serial Malam Minggu Miko.

Dengan genre drama komedi, Film Marmut Merah Jambu ini berisi kisah cinta SMA yang dikemas secara jenaka dan segar oleh sang penulis sekaligus sutradara, Raditya Dika. Film Marmut Merah Jambu memiliki jalan cerita yang sedikit sulit ditebak, menjadikan film ini sangat menarik untuk ditonton hingga akhir. Dengan lelucon-lelucon khas Raditya Dika, Marmut Merah Jambu menjadi film yang tetap tidak membosankan walau ditonton berunag-ulang. Dalam film ini bahasa yang digunakan pun mudah dimengerti. Namun sayangnya ada beberapa bagian dari film ini yang tidak terselesaikan dengan baik sehingga terkesan menggantung.

Menurut pendapat saya, Marmut Merah Jambu adalah sebuah film yang bagus, menarik, lucu, menghibur, dan cocok untuk ditonton kalangan remaja hingga dewasa yang bosan dengan film-film drama cinta yang menyuguhkan cerita menyayat hati dan menguras air mata. Dengan sedikit saja kekurangan, Marmut Merah Jambu dapat membuat penonton melupakan sejenak kesedihan yang dialami dan tertawa ceria. Marmut Merah Jambu adalah sebuah film yang hebat. (Nurul Ahmad)