8 Mile (2002)Durasi: 1 jam 29 menit | Sutradara: Curtis Hanson | Penulis Naskah: Scott Silver | Pemain: Eminem, Kim Basinger, Brittany Murphy, Anthony Mackie

 

8 Mile merupakan debut film yang cukup mengesankan bagi sosok living legend hip-hop Marshall Matters yang kita kenal dengan nama Eminem. Memiliki fokus cerita pada perjuangan Jimmy Smith alias B-Rabbit, rapper muda yang memiliki ambisi untuk sukses namun menghadapi berbagai macam rintangan. Terdengar klise bukan? Mungkin formula seperti ini sering digunakan oleh banyak film drama “motivasi” di industri Hollywood. Namun lebih dari itu, film ini saya rasa di eksekusi dengan baik sehingga meninggalkan kesan yang mendalam saat menontonnya ketimbang film drama musikal hip hop pada umumnya.

Saya pribadi memang memiliki preferensi mendengar music hip hop ketimbang genre lainnya, mungkin itu salah satu alasan kenapa sangat mudah relate dan suka dengan film ini.  Bagi beberapa orang yang mengikuti karya Eminem, Sekilas 8 Mile Nampak seperti film biopic-nya Eminem, namun dalam wawancara yang dilakukan BBC pada 2002 silam, Em menjelaskan bahwa film ini bukan biografi, hanya terinspirasi dari beberapa bagian hidupnya yang didramatisasi. Curtis Hanson, sang sutradara berhasil membuat karakter dan mengarahkan Em yang menjelma menjadi B-Rabbit karakter keras yang mudah sekali mendapat simpati.

Kejadian-kejadian minor mulai dari orang tua yang bermasalah, lingkungan yang keras, hingga orang-orang yang membencinya seakan tak menghentikan Rabbit untuk tetap dalam “permainan hip hop”. Praktis hanya teman yang suportif dan adik yang sangat dicintainya.lah yang menjadi sumber kekuatan Rabbit. Pada awal 90-an music hip hop adalah music yang identik dengan ras kulit hitam. Sehingga masuk akal jika B-Rabbit perlu ekstra kerja keras sebagai minoritas (kulit putih) untuk bisa mendapat respect dalam skena music hip hop. 8 Mile menurut saya berhasil memberi saya perspektif lain bahwa hip hop bukan sekadar musik foya-foya, bercerita mengenai kekerasan, obat-obatan, dan wanita dimana hal-hal ini yang sering ditonjolkan pada hip hop hari ini.

Rap pada awalnya merupakan medium orang-orang kulit hitam untuk memperjuangkan hak, mengkritik orang, dan seni. Hal ini mampu kita lihat juga dalam adegan bagaimana aksi battle rap yang dilakukan oleh para pekerja pabrik di film ini. Peran teknologi mungkin yang paling berpengaruh kepada pergeseran fungsi hip hop. Kemudahan membuat dan mendistribusikan karya seakan memudarkan esensi hip hop dimana sekarang everybody can be a rapper.

Melalui film 8 Mile, lagu Eminem yang berjudul “Lose Yourself” berhasil mendapat penghargaan Oscar dalam kategori best original song dan mampu melambungkan namanya di tengah kontroversi yang sering dibuatnya kala itu. Berbicara soal skill rap mungkin Eminem tak perlu lagi diragukan, setelah melihat aksinya bermain peran saya percaya bahwa Em adalah salah satu rapper yang patut dikenang dan diceritakan pada anak cucu saya. Tentunya saya selalu menantikan come back-nya Em ke dunia perfilman.

 

Zaki Agung M