The Disaster Artist (2017) | Duration: 1h 44m | Director: James Franco | Writer: Scott Neustadter, Michael H. Weber | Cast:  James Franco, Dave Franco, Seth Rogen, Alison Brie, Ari Graynor, Josh Hutcherson, Jacki Weaver

 

Judd Apatow mengatakan di film ini sebagai Hoyer, “Just because you want it, doesn’t mean it can happen” kata-kata tersebut jika didengar orang biasa mungkin dapat membuat seseorang akan lebih berorientasi kepada kenyataan dibandingkan dengan impiannya, terlebih jika yang mengatakannya berasal dari orang berpengalaman di bidang yang ingin diraih tersebut dan orang biasanya cenderung untuk berhenti bermimpi lagi. Akan tetapi film ini bukanlah menceritakan orang biasa melainkan sebuah cerita dari orang luar biasa yang tetap teguh untuk meraih mimpi nya. Dalam buku Rudy karangan  Gina S. Noer, B.J. Habibie berkata jika ia tidak terlalu suka kata “mimpi” sebagai kata ganti sesuatu apa yang sangat diinginkan. Baginya, ia lebih menyukai “cita-cita” karena lebih menjejak dan nyata. Bagi Tommy Wiseau menjadi aktor bukanlah mimpi melainkan sebuah cita-cita sedari dulu yang ia pendam.

Tommy Wiseau (James Franco) bercita-cita suatu hari ia akan menaklukan hollywood dengan karirnya sebagai aktor hebat yang terkenal, bersama dengan Greg Sestero (Dave Franco) ia hijrah ke Los Angeles sebagai bentuk usahanya dalam meraih cita-cita. Tidak peduli berapa penolakan yang harus mereka terima demi untuk mendapatkan peran dalam suatu film dan bahkan Tommy mendapatkan cacian dari guru akting nya sendiri yang mengatakan ia lebih baik tampil sebagai Vampir atau monster Frankenstein ketimbang harus menjadi peran utama sebagai pahlawan. Cacian dan hinaan sempat membuat Tommy mempertimbangkan apa yang seorang produser film katakan sebelumnya, “hanya karena kau menginginkannya, bukan berarti itu akan terjadi”. Beruntung ia memiliki sahabat sejati yang pada akhirnya akan membukakan pikiran Tommy untuk membuat suatu karya sendiri. Ia menjadi penulis, pemain, sutradara dan produser dalam karya miliknya dan menamakan karyanya sebagai masterpiece yang berjudul The Room.

The Disaster Artist menggambarkan karakter Tommy Wiseau sebagai sosok misterius yang kaya dan tidak diketahui asal-usulnya. Film ini pun mengambil sudut pandang dari Gregg Sestero mengenai bagaimana seseorang yang baru saja ia temui kemudian berteman baik dengannya lalu mereka bersama-sama ingin menaklukan industri perfilman di Hollywood. Hal ini menjadikan sosok karakter utama yaitu Tommy mampu memikat atensi dari penonton sehingga membuat karakter ini menarik simpati tanpa harus mengetahui latar belakang nya yang tidak jelas. Berulang kali Gregg menanyakan kepada Tommy seperti darimana ia berasal, umurnya berapa, dari mana ia mendapatkan uang, dan ia selalu menjawab dengan jawaban jangan menanyakan hal-hal seperti itu. Sangat tepat sekali naskah dalam film ini untuk tidak mengungkap jati diri Tommy yang sebenarnya karena ini bukanlah biografi yang menceritakan kisah hidupnya secara personal tetapi The Disaster Artist menceritakan kisah perjuangannya bersama Gregg dalam penggarapannya dalam sebuah film demi tergapainya cita-ciJames Franco disini berperan ganda sebagai sutradara dan pemain seperti layaknya Tommy Wiseau yang asli. The Disaster Artist seperti proyek film pribadi dari James Franco karena disini ia melibatkan adiknya dan istri adiknya untuk bermain dalam film ini juga tidak lupa ada sobat karibnya yaitu Seth Rogen yang berperan sebagai seorang Script Supervisor. Nama-nama besar ikut terlibat dalam film ini dan mereka memainkan peran-peran kecil didalamnya. Tidak seperti apa yang dilakukan Tommy Wiseau dulu, disini James Franco malah terlihat begitu menikmati kedua posisi yang ia pegang. Sebagai sutradara tentu saja ia berhasil menerjemahkan naskah yang diadaptasi dari buku berjudul sama menjadi sajian yang mengunggah perasaan untuk terus memiliki cita-cita dalam hidup. Lalu, sebagai pemain ia juga begitu luwes berperan sebagai Tommy Wiseau dengan segala tetek bengek trademark nya. Dalam satu interview Seth Rogen berkata jika saat di lokasi syuting James Franco tetap Stay-in Character sebagai Tommy, pantas saja Golden Globe memberikan apresiasi kepada James Franco sebagai Aktor Terbaik.

James Franco & Dave Franco merupakan kakak beradik dan disini mereka seperti memilliki chemistry yang alami untuk berperan sebagai pasangan sahabat.  Meskipun bentuk fisik Dave tidak terlalu persis dengan Gregg yang asli, ia cukup lumayan membuat penonton percaya jika Gregg yang asli akan melakukan hal seperti ini dan seperti itu. Akan tetapi tetap saja penampilan Dave disini kurang bersinar dibandingkan dengan James yang berperan sebagai Tommy.

Mimpi/cita-cita adalah tema besar yang ingin disampaikan oleh film ini. Bagaimana perjuangan seseorang yang dilecehkan kemudian pada akhirnya mendapatkan kejayaan karena telah menggapai apa yang diharapkannya. Juga, film ini dapat dijadikan sebagai fan service untuk penggemar The Room yang ingin melihat proses pembuatan film favorit mereka. Layaknya buku dari Prof. Deddy yang berjudul Komunikasi: Suatu Pengantar yang ditujukan sebagai perkenalan terhadap ilmu komunikasi, maka hal serupa dalam film ini adalah The Disaster Artist merupakan sebuah pengantar bagi orang-orang yang penasaran dan ingin mengenal mengapa film The Room begitu fenomenal dan menyandang status cult seperti Blade Runner dan juga bagi orang-orang yang ingin melihat perjuangan seorang Tommy Wiseau untuk mendapatkan cita-cita nya di Hollywood sebagai penulis, produser, aktor dan sutradara.

 

Sultan Aulia