Submarine: Debut Manis Richard Ayoade

Semua manusia sebagai individu merasa bahwa dirinya itu penting. Manusia merasa jika eksistensi mereka itu berbeda sekaligus sangat istimewa dari yang lain. Itu lah alasan mengapa manusia bangun pada pagi hari untuk melaksanakan aktivitasnya, seperti makan, main dan melakukan apapun yang mereka inginkan. Pemikiran seperti itu lah yang ada pada benak seorang remaja canggung 15…

27 Steps of May: Rasa yang Tak Terucap

“Terima kasih karena sudah mendukung film Indonesia.” Itulah yang Produser Film 27 Steps of May Wilza Lubis ungkapkan sebelum kami dibawa untuk memasuki dunia May. Ungkapan tersebut mengawali pemutaran film ini di Jatinangor pada 25 April 2019— dua hari sebelum secara serentak diputar di bioskop di Indonesia. Baik Wilza maupun Ravi Bharwani sebagai sutradara, tak…

Moviekom 2019: Intuisi dan Harmoni

Sebagai wadah apresiasi film calon anggota CC setiap tahunnya, Moviekom tahun ini hadir dengan tema “Intuisi dan Harmoni”. Berlangsung selama tiga hari, kegiatan yang diadakan berupa temu komunitas, pemutaran dan diskusi film 27 Steps of May, pemutaran film Holiday Production CC, film calon anggota CC, serta awarding night. “Intuisi dan Harmoni” menurut Project Officer Moviekom…

Moviekom 2016

Sudah 21 tahun Cinematography Club Fikom Unpad berdiri. Pada tanggal 29 – 31 April 2017, CC Fikom Unpad telah mengadakan Moviekom tahun keenam. Moviekom secara khusus merupakan sebuah wadah apresiasi film calon anggota CC. Moviekom berlangsung selama 3 hari, kegiatannya berupa pemutaran film anggota baru, pemutaran film eksternal, dan awarding night. Tahun ini, Moviekom mengangkat…

Melirik Kembali Karya-Karya Kamila Andini di Rano Karno x Mayasi: Bagian 2

Berikut adalah ulasan-ulasan dari tiga film Kamila Andini yang ditanyangkan di Rano Karno X Mayasi oleh Ivany, Bagas, Maya, dan Tazki Memoria (2016) dan Following Diana (2015). Film Memoria (2016, 30m) menceritakan kisah Maria, seorang korban pelecehan seksual di masa perang yang setiap langkahnya diperuntukan “Demi keamanan kita semua”. Kini Maria sedang bergundah hati saat…

CCinenamon: Malam Kearaban CC 2016

  CCinenamon, ‘Jadikan Malammu Semanis Kue Cinnamon’ yaitu malam keakraban yang diadakan oleh calon anggota Cinematography Club (CC) Fikom Unpad angkatan 2016. Acara ini dilaksanakan di Villa Kembar Lembang, karena pilihan tersebut merupakan tempat strategis untuk keberlangsungan acara yang mampu memberikan kesan menarik. Selain itu, karena villa tersebut memiliki halaman yang luas sehingga kondisinya memungkinkan…

Hal Yang Lebih Nyeremin di Pengabdi Setan Dibanding Hantu Si Ibu

ALERT! Jangan dibaca kalau belum nonton filmnya! Gue anti banget nonton film horor nutup mata, soalnya kan rugi udah bayar tapi nontonnya merem. Tapi rupanya ada hal lain yang lebih seram daripada hantu-hantu dalam Pengabdi Setan sampai bikin gw meringis pengen merem. Bondi dan Ian pipis gak disiram Fix paling seram! Jauh lebih seram dibandingkan pocong-pocong…

Catatan Perjalanan JAFF 11th: Merefleksikan Makna Perjalanan

Matahari terbenam. Kereta ekonomi bergerak dari Stasiun Kiaracondong, Bandung menuju Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta. Kami menghabiskan waktu semalam di kereta dengan saling bertukar pikiran soal banyak hal sampai tertidur nyenyak walau tegak. Perjalanan ini sengaja direncanakan untuk melakukan petulangan sinematik lewat film-film yang diputar dalam perayaan Jogja-NETPAC Asian Film Festival 11th. Festival film tahunan ini berlangsung…

Potret Panjang Hidup Perempuan dalam Film Pendek

Prenjak (In the Year of Monkey) | 2016 | Durasi: 13 menit | Sutradara: Wregas Bhanuteja | Penulis: Wregas Bhanuteja | Produksi: Studio Batu | Negara: Indonesia | Pemeran: Rosa Winnegar, Yohanes Budyambara, Hosea Hatmaji, Banyu Bening Film yang menembus sejarah perfilman Indonesia dengan memenangkan kategori Film Pendek Terbaik pada 55th Semaine de La Critique Cannes Film Festival, Perancis ini merupakan kisah seorang perempuan dengan korek…